Paradigma Pelayanan BPTPM Kota Dumai

Peningkatan Kualitas Pelayanan

Untuk meningkatkan kualitas pelayanan yang prima kepada masyarakat, dan untuk mewujudkan One Stop Service (OSS), maka sumber daya manusia yang di tugaskan sebagai tenaga pelaksana di Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal Harus betul-betul handal, sehingga untuk hal tersebut perlu di lakukan on the job training dan pelatihan-pelatihan yang berkesinambungan, di samping sarana dan prasarana kantor yang memadai, hal ini di maksudkan sebagai Empowering/Pemberdayaan Aparatur.
Adapun kegiatan-kegiatan yang pernah di lakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan terhadap petugas-petugas pada Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman Modal Kota Dumai antara lain :

  1. STUDI BANDING
  2. Sejak awal di operasionalkannya KPT Kota Dumai pada bulan April 2006, kami mulai berbenah diri dengan mengadakan studi banding ke berbagai Kantor Pelayanan Terpadu diantaranya :

    1. Kantor Pelayanan Terpadu Kota Pekanbaru tahun 2006
    2. Kantor Pelayanan Terpadu Sragen tahun 2006
    3. Kantor Pelayanan Terpadu Batam
    4. Kantor Pelayanan Terpadu Gianyar, Bali tahun 2007
    5. Dinas Perizinan Kota Malang tahun 2008
    6. Kantor Pelayanan Terpadu Cimahi tahun 2009
    7. Kantor Pelayanan Terpadu Surabaya tahun 2011

    Adapun tujuannya adalah untuk belajar dan sambil membandingkan sistem maupun mekanisme pelayanan yang diterapkan di masing-masing lembaga tersebut.


  3. ON THE JOB TRAINING/MAGANG
  4. Untuk menambah bekal pegawai agar dapat member pelayanan kepada masyarakat dengan baik, maka pegawai kami telah ditugaskan untuk magang di KPT Kabupaten Sragen, Provinsi Jawa Tengah selama± 1 minggu, sehingga dengan program di harapkan pegawai-pegawai tersebut sudah mempunyai pengalaman dan bekal untuk melayani dengan baik.


Kenyamanan

Untuk memberikan rasa aman dan nyaman terhadap customer, BPTPM Kota Dumai Telah Di lengkapi dengan ruang tunggu yang memadai, dan tempat parker kendaraan roda dua ataupu roda empat yang aman, ruangan ber AC dan fasilitas lainnya.


Kerapian

Untuk memberikan kesan positif dan menyenangkan terhadap pelanggan, tenaga pelaksana di BPTPM Kota Dumai telah Di berikan seragam kerja secara khusus, yaitu untuk laki-laki lengan panjang memakai dasi, sedangkan untuk wanita memakai jas/blazer seperti seragam yang digunakan oleh karyawan-karyawati pada perusahaan swasta.

 

Paradigma Pelayanan

Dalam era reformasi dan keterbukaan saat ini dan dalam menghadapi pasar bebas, di mana akan terjadi kompetisi yang sangat ketat dalam bidang usaha dan investasi, maka birokrasi di tuntut harus mampu melaksakan deregulasi dan debirokratisasi dalam melayani  masyarakat. Para birokrat yang masih mengedepankan perilaku “kenapa harus capek, begini aja toh dapat gaji juga, atau kalau bisa dipersulit kenapa di permudah”. Pikiran-pikiran semacam ini (terutama perilaku), harus segera di akhiri dan di buang jauh-jauh, mengingat para birokrat di gaji untuk melayani dan bukan untuk di layani. Untuk hal tersebut maka BPTPM Kota Dumai telah berupaya mengubah paradigma lama”dilayani” menjadi paradigma baru yaitu, “melayani dengan tulus dan ikhlas”.
Adapun paradigma baru tersebut :

  1. Menempatkan custumer menjadi orang terpenting yang harus di layani, sebab karena merekalah kami bekerja dan mendapat gaji.
  2. Kami tidak merasa berjasa dengan melayaninya, justru kami berterima kasih telah mendapat kesempatan untuk melayaninya. Paradigma ini akan menjadi tata nilai dan budaya kerja baru.
 
Posting Popular
Error: Cannot create object